evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Sabtu, 09 Mei 2015

Twitter :)

Dulu kamu sering asyik melihat setiap tulisanku dilayar handphone atau laptopmu. Kamu sering baca setiap kata – kata kegalauanku disana. Aku seperti perempuan yang haus akan kasih sayang.  Aku banyak menangis, mengeluh, dan berharap dikasihani olehmu. Aku bodoh ! aku tolol !

Dulu mungkin kamu sering mentertawakan setiap kata – kata yang aku tulis di media sosial akun Twitterku. Aku tahu walaupun memerhatikan akun Twitterku bukanlah suatu kebiasaan bagimu. Kegalauan yang selalu aku tulis hanya kamu anggap sampah, dan setiap kata – katanya pun selalu membuat kamu begitu marah. Kamu tidak lagi mau melihat sampah – sampah yang mengotori beranda akun TwitterMu. Kamu semakin sering menegurku yang seperti ke kanak – kanakkan.

Tulisan busukku  selalu mengundang kemarahanmu. Kamu terlalu peduli dengan hal ini, tapi tidak dengan perasaanku. Sungguh aku benci lelaki seperti kamu, yang selalu memposisikan dirinya berada dibagian atas. Kegalauanku semakin dalam, aku mulai berhenti menebarkan setiap huruf seperti sampah yang mengotori beranda akun Twittermu.
Mulai saat itu aku berjanji untuk tidak menggalaukanmu lagi. Kamu harus tahu aku berjuang setiap hari untuk melupakanmu. Aku memaksa diriku untuk membencimu. Bisakah kamu membayangkan aku yang setiap hari menahan tangisku, hanya agar tetap terlihat baik – baik saja oleh mu ? Pasti tidak ! kamu anti sakit hati.

Terakhir tulisan sampahku berpesan “Sayang hati – hati kadang cinta datang setelah aku benar – benar pergi” ……..

Beberapa bulan kemudian aku merasakan tulisan terakhirku menjadi kenyataan. Kamu datang setelah aku benar – benar pergi, kamu peduli dengan perasaanku disaat aku sudah tidak mempunyai perasaan apa – apa lagi.

Dan aku kembali membuka akun Twitterku untuk sedikit berbagi cerita kebahagianku dengan Twitter (teman curhatku yang paling setia) ahahaa…., kali ini tulisan sampahku menjadi suatu kemenangan, aku menuliskan kata – kata lagi “Selamat menikmati penyesalanmu sayang”. Indah bukan rasanya diabaikan ?!! :)

*Sekedar curhatan*
*sekedar cerita*



2 komentar:

Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein