evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Kamis, 28 Juli 2016

DIAM :X

Yang bisa aku lakukan hanya diam
Diam….
Diam….
Dan diam….
Diam bukan berarti aku tak peduli
Dalam diam aku menahan rasa
Dalam diam
Terkadang aku meneteskan air mata :’).
Mau berbuat apa ??
Tak ada !! :’).
Aku hanya mencoba untuk lebih mengerti
Untuk bisa memahami  kondisi
Posisimu
Posisiku
Meski rindu datang menerjang
Aku berusaha untuk menyimpannya dengan begitu rapat
Terkunci dan tertutup
Sangat aku rahasiakan dari orang lain
Hingga mungkin Tuhan bosan mendengar namamu yg selalu aku sebut dalam doaku
Biarlah ......
Hanya itu yg mampu aku lakukan

Aku tahu bebanmu begitu berat
Tugasmu begitu banyak
Tuntutan untukmu begitu nyata
Apa pantas aku datang untuk menambah pikiranmu ??
Tentu rasanya tidak pantas !!
Bukannya aku sering memarahimu
Atau sering menuntut dan mengaturmu
Aku hanya takut kamu pergi dengan perlahan

Maafkan aku
Aku pergi
Bukan karena aku acuh
Bukan karena aku tak membutuhkanmu
Bukan karena aku membiarkan
Bukan karena aku tak sayang
Tapi karena aku sayang
Aku tidak ingin mengganggu waktumu
Aku tidak ingin menambah bebanmu

Aku hanya bisa berbisik pada-Nya :).
Aku rindu dia
Aku sangat menyayangi dia
Tolong jaga dia disana
Aku hanya berusaha untuk bersabar
Tidak menuntut
Mengerti
Memahami
Bersikap lebih dewasa
Aku hanya berharap dia tetap mengingatku
Sudah
Itu lebih dari cukup

*Perempuan yang benar benar menyayangimu akan sangat sensitive walau hanya menemukan sedikit perubahan dari seseorang yang sangat ia sayangi. Walau hanya satu kata pun.
Karena seseorang yang selalu memberi kebahagian yang tidak dapat dijelaskan, akan selalu menjadi alas an atas ketakutan dan kesedihan yang tidak bisa dijelaskan pula.

*rindu candaanmu :’(.


#selamatberjuang

Jumat, 22 Juli 2016

Sampaikan Padanya :)

Selalu saja posisi ini hadir, entah karena sebab apa. Aku pun tak tahu dan harus bagamaina aku menghadapinya L
“Diam” Iya hanya itu.
Seakan ada suatu pertengkaran hebat yang memisahkan, tapi nyatanya tak pernah terjadi apa-apa. J
Kadang aku bingung dengan keadaan
Bosankah denganku ?
Apa mungkin terlalu sibuk ?
Hingga seakan hilang begitu saja L
Tanpa pamit…
Tanpa kabar…
Entahlah,
Lalu apa yang harus aku lakukan L
Tetap dalam situasi seperti ini ?
Sampai kapan ?
Apakah selamanya ? Tentu aku tak ingin !

Kenapa terkesan aku yang tidak tenang menunggunya, sedangkan dia seolah diam dan acuh. Apa mungkin ini hanya perasaanku saja. J
Jujur aku iri dengan mereka disana. Yang bisa dekat, yang masih bisa lancar dalam berkomunikasi, yang romantis di tengah kesibukannya meski hanya lewat sebuah tulisan.
Lalu aku ? J
Aku dengan siapa ? Seharusnya denganmu !
“Ya baiklah“….Aku tahu kesibukanmu, aku mencoba mengerti serta memahami. Tapi apa tidak ada sedetik saja waktumu hanya untuk sekedar menyapaku ? satu kata saja, apa sudah tidak ada ?
Oke aku tahu kamu sangat sibuk J

Aku diam karena aku menanti… L
Apa masih tersisa kepedulian untukku ? Rasanya terlalu lama aku sudah diam dan menunggu. Hari-hariku masih untuk menunggumu. Terkadang aku ingin meluapkan emosi dengan kemarahan. Tapi aku masih ingat, aku masih sadar, aku tidak harus seperti itu, aku tidak diajarkan untuk banyak menuntut, tapi aku diajarkan untuk memahami keadaan, dan untuk lebih memiliki rasa pengertian. J
Lalu sampai kapan kamu mau diam ?? Apa harus selalu aku dulu yang memulai percakapan ??

Disaat mereka sangat membanggakan pasangan mereka masing-masing J
Aku dengan siapa ? Padahal aku memiliki kamu. Apa sudah cukup waktuku untuk menunggumu ? Apa kamu sudah tidak ingin dinanti olehku ?
Ahhhh...
Aku tak tahu
Karena kamu tidak pernah berbicara.

Ketika rindu datang. Aku ingin berteriak. Aku ingin memarahimu. Apa kamu tidak pernah merasa rindu padaku ?

Ketika aku sangat membanggakanmu di depan teman-temanku. Apa kamu malu memiliki aku ?
Terkadang aku menangis jika mengingatmu

Sebelumnya kamu selalu menyempatkan untuk menyapaku J
Namun kini ketika kita mulai lebih dekat kamu mulai menghilang
Tanpa mengabariku
Tanpa menyapaku
Dan terkesan cuek 
Ya sudah tak apa
Aku tahu kamu sibuk
Dan aku harus bersikap lebih dewasa dengan tidak merengek mengemis perhatian darimu. Aku harus bisa mandiri, menjalani hari ini dengan sendiri, paling tidak aku sudah mau menyapamu meski tak ada balasan darimu, meski kamu diam, dan setidaknya aku masih setia menunggu. Menepati ucapan yang pernah aku setujui.

Sampaikan padanya aku sudah biasa di diamkan berjam jam J.


Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein