evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Minggu, 28 Februari 2016

Aku Yang Kamu Sembunyikan :(

Aku memang belum lama mengenalmu, perkenalan kita hanya lewat sebuah pekerjaan yang kebetulan satu profesi. Perkenalan itu tak menimbulkan kesan apapun pada awalnya. Aku hanya menganggapmu pria baik hati yang pernah membantuku. Entah mengapa dan bagaimana ceritanya, tumbuhlah rasa saling mengagumi diantara kita. Hanya sesingkat itu !!!-_-  Jauh dibandingkan dirinya yang sudah lama mengenal siapa dirimu, mengenal segala tentangmu, dan selalu  mendampingi disetiap hari harimu.

Setelah sering berkomunikasi dan bercerita banyak hal, rasa saling mengagumi tumbuh menjadi rasa nyaman. Aku mulai mencintaimu, dan begitupun denganmu. Kita bisa apa ? Kita hanya bisa menikmati  rasa ini diam-diam. Karena sudah ada dirinya yang jauh lebih dulu bersamamu. (Aku sangat menghargainya). :(

Mungkin aku jahat karena telah menjadi orang ketiga di dalam hubungan kalian. Sudah jelas, dirinya yang lebih dulu mengenalmu dibanding aku, dirinya lebih mengenalmu lebih dari yang aku tau, dan dirinya lebih menyayangimu dibanding aku. Sedangkan aku hanya seorang wanita yang menanam cinta  ditengah tengah kebahagiaan kalian. Maaf :(

Tak ada orang lain yang tau bahwa kita telah bersama, Itulah kita, dengan kemesraan yang kita sembunyikan, dengan sapaan sayang yang tak pernah terdengar di muka umum. Seringkali, ada rasa sakit yang menyelinap secara nyata dalam “kerahasiaan” ini, tapi aku tak bisa berbuat apa-apa. Memangnya siapa aku ?? aku hanya simpananmu dan dia kekasihmu. Iya aku harus tau itu. :(

Aku bisa menikmati waktu bersamamu, setelah kamu menikmati waktu bersamanya. Aku hanya mendapatkan sisa-sisa waktu darinya. Tapi itu tidak masalah, karena kamu selalu membuatku merasa bahagia, tersenyum, tertawa lepas, dan selalu berhasil mengobati rasa rinduku yang selalu aku sembunyikan.
Terimakasih sayang, dengan waktu yang terbatas dan terbagi ini, kamu selalu membuatku tersenyum. Tak pernah ada tangisan yang membasahi pipiku. Andai tidak ada dirinya, mungkin kamu sudah menjadi orang yang aku banggakan, begitu pun denganku. Tapi sudahlah, seberapa lama kisah ini akan bertahan. seminggu lagi, sebulan, dua bulan. Entahlah. Yang pasti aku bahagia sempat mengenalmu J

#PartnerWork
#SekedarPenyemangat

#semoga kamu selalu bahagia bersamanya J

Rabu, 24 Februari 2016

Sebatas Saling Mengagumi :)

Ini kisah kita yang hanya bisa sebatas mengagumi.
Silahkan dibaca Ay, bekal untuk senyum senyum kecil saja. J

Saat itu aku ditugaskan mengikuti pelatihan disalah satu hotel yang berada di kota tangerang, kebetulan kamu pun dapat tugas yang sama denganku. Awalnya kita tidak saling mengenal.

Perkenalan kita sangat instan. Sekitar jam 9 malam, aku duduk di lobi hotel, kemudian ada tiga orang pria yang ikut bergabung berbincang denganku, salah satu pria itu adalah kamu. Kamu baik, humoris dan manis. Ketika berkenalan denganmu, aku tak minta banyak hal selain pertemanan. Tapi, saat kamu menawarkan tumpangan pulang bareng bersama kalian bertiga, saat kamu menunjukkan rasa pedulimu terhadapku, aku mulai mengagumimu. 

Setelah 2 hari berada dihotel ini, saatnya check out. Aku menumpang pulang bareng bersama kalian bertiga, “ya bersama pria pria baik hati saat berkenalan dilobi hotel malam kemarin”. Disepanjang jalan, kalian memang humoris, dan sesekali mengajakku bercanda, aku hanya bisa diam dan tersenyum “Malu”. Sampai akhirnya aku tidak kuat menahan batuk hingga tersedak, dan kamulah orang yang pertama memberikanku minum sambil berkata “minum bu minum, makanya ngobrol bu jangan diam aja”. Duh lagi lagi kamu membuatku kagum akan perhatian dan rasa pedulimu. hingga aku merasa nyaman jika berada di dekatmu. Jika perasaan itu makin tumbuh, salahkah aku?

Beberapa jam kemudian.......
Tibalah dikota serang, kita mampir di salah satu Mall yang berada di kota serang, mampir sebentar hanya membeli Mocco Donut’s untuk oleh-oleh. Setelah itu kita meluncur lagi dan beristirhat sejenak di J.co Donut’s, masih di kota serang. Aku memesan Yougert dan duduk disampingmu, sedangkan kedua pria baik hati masih memesan Donut’s di kasir. Kalo boleh jujur sebenarnya aku pengen selfie bareng bersama denganmu, aku mengeluarkan handphonku dan berselfie bersama yougert pesenanku tadi, beruntung sekali kamu menengok ke arahku sambil sedikit tersenyum. Jadi aku tidak usah repot repot bicara kalo aku ingin selfie bersamamu. Hehe

Singkat cerita, beberapa jam kemudian tibalah dikota Rangkasbitung. Terimakasih pria pria yang baik hati sudah mengantarkanku pulang dengan ditemani tawa canda kalian. Sampai bertemu dilain waktu.

Ahh tidak terlalu penting kisah perkenalan kita yang aku ceritakan panjang lebar ini.

Next.......

Beberapa minggu kemudian.
Semua begitu berbeda. Entah mengapa meskipun aku belum benar-benar mengenalmu, sudah lahir saja rindu yang sulit kuatasi. Aku mencari-cari kamu dengan menggunakan media sosial apapun. Aku mengharapkan beritamu mampir walaupun sekadar cerita semata. Aku melirik ke belakang, melihat dan mengingat apa saja yang kamu lakukan. Aku ingat ketika kamu memerhatikanku dengan baik dan peduli.  Aku merekam segala rasa cemasmu ketika aku datang ke tempat hotel itu sendirian dan akan pulang sendirian. Aku masih mengingat segala kebaikanmu. Dan satu hal lagi yang masih aku ingat, kamu selalu tersenyum ke arahku dengan begitu manisnya.

Mungkinkah kamu punya rindu sedalam dan seluas yang ku simpan ? mungkinkah kamu akan menghubungiku lagi ? Mungkin iya dan mungkin tidak. “aku hanya bisa berbicara dalam diam”.

Sekitar satu bulan entah dua bulan....
Kamu hadir dan menyapaku di media sosial. Duh rasa senang yang tidak bisa digambarkan saat membaca chat kamu. Aku langsung membalasnya, seakan aku mau bercerita banyak denganmu, mengutarakan rasa rindu yang sudah tak terbendung ini.

Dan aku mulai kepo, dengan wall mediasosialmu. Perasaanku langsung down saat mengetahui segalanya, kamu sudah milik orang lain. Entahlah aku harus menyesal, marah, berteriak, atau bagaimana ?! aku sediih, kecewa. Meskipun kita belum terikat status dan kejelasan, tapi kejadian ini cukup membuatku sakit.

Di lain hari, kamu menghubungiku kembali, ada kejujuran didalam isi chat kali ini, “kamu menyukaiku dan aku menyukaimu”. Kita hanya bisa sebatas mengagumi J
Berbahagialah kamu bersama wanita itu, wanita yang sudah lama bersamamu, wanita yang selalu setia mendampingimu. Sejatinya, cinta adalah ikhlas melihat orang yang aku cintai bahagia meskipun bukan bersamaku.
Aku tak bisa berbuat banyak selain membantumu dalam do’a. Semoga kamu selalu tersenyum. Dan aku sahabat media sosialmu yang selalu membuatmu tersenyum.



*Good Night orang yang request kisah ini diabadikan, semoga besok kamu membacanya.
J

Senin, 08 Februari 2016

Sebuah Do'a Dalam Kerinduan.

Malam ini, aku menatap langit, hanya ada satu bintang yang terlihat diatas sana,  dengan  tatapan kosong aku membayangkan dirimu disana, iya kamu, seseorang yang masih selalu aku rindukan. “kamu sedang apa ? ”. Andai kamu juga melihat bintang itu yang begitu indah, tataplah sejenak saja, aku akan mengirimkan sejuta kerinduanku lewat cahaya bintang itu kedalam tatapanmu agar kamu merasakannya sampai ke lerung jiwa.

Wahai yang disana….. (YaRab)
Yang sedang melihatku penuh kesedihan dan kerinduan. Aku tidak akan memintamu agar dia menjadi milikku. Aku merasa tidak adil berbuat itu, sementara diluar sana (begitu) banyak perempuan – perempuan yang sangat baik dan sholehah ciptaanmu.

Hanya satu hal harapanku untuknya, yang ingin selalu aku pintakan Pada-Mu yang juga harus (Engkau) kabulkan. Yakinkanlah hatinya dengan ketentuan-Mu. Agar dia bisa sedikit menghargai perasaan perempuan yang mencintainya dengan tulus (Siapapun itu). Bahagiakanlah dia dengan perempuan terbaikmu (YaRab).

Dan satu hal untukku, aku ingin terlihat (seperti sangat) kuat dan tegar dihadapannya. Aku tidak ingin terlihat menangisi kepergiannya, walaupun hatiku (benar telah seperti) hancur bagai debu yang paling halus.

Tolong juga ijinkan aku,
Dengan waktu yang mungkin masih ada tersisa, untuk tetap bisa memberikan segala yang terbaik yang aku bisa, untuk tetap bisa mengukir seuntai senyuman yang selama ini membuatku bahagia, dan kembalikanlah senyum ceriaku walau tanpanya.

Wahai Sang Pencipta….
Jadikanlah aku.. Jadikanlah aku sebagian dari sifat-Mu itu. aku juga tidak ingin sesalkan, atas segala apa yang telah aku lakukan selama bersamanya.
Hatiku benar-benar sangat lemah, sangat lemah.

ingin rasanya aku untuk sedikit memaksa kepadanya,
“Tolong jangan tinggalkan aku dalam keadaan sedang cinta-cintanya. Aku mohon tetaplah bersamaku disini. Aku yang selalu menantimu walau tanpa kepastian. Hanya untuk cinta yang selama ini telah kita jalani..
Kumohon.. Tetaplah bersamaku

Kurasa itu semua tidak mungkin lagi aku lakukan, hatimu sudah terlalu penuh dengan rasa “keraguan” yang tak begitu jelas.
Pergilah..
Pergilah..
Pergilah tanpaku… Bawalah semua cintaku yang kau balas dengan sejuta keraguan.
L

Wahai sang pencipta (YaRab)……..
, Aku mohon jangan sisakan lagi perasaan ini.
, Kikis semua Rasa sayang dan Kasihku terhadapnya.
Dan aku mohon hapuskanlah rasa dendam dan sakit hati untukku, dan untuknya. Karena aku tak ingin rasa indah tentang kami hanya akan tinggal menyiksa dihatiku dan dihatinya.
Dia kekasihku yang luar biasa. (sempat menjadi kekasihku yang luar biasa)


#Jadikanlah semua itu kenangan masa lalu yang pantas untuk disimpan. Diingat untuk renungan sambil tersenyum dihari tua kita nanti.. J

Kamis, 04 Februari 2016

Kesempurnaan Cinta :)

Rizky Febrian : Kesempurnaan Cinta

Kau dan Aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin Kita ditakdirkan bersama
rajut kasih jalin cinta

Berada dipelukanmu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta

Berdua bersamamu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta

Kau dan Aku tercipta oleh waktu
Hanya untuk saling mencintai
Mungkin Kita ditakdirkan bersama
merajut kasih menjalin cinta

Berada dipelukanmu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta

Berdua bersamamu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta

Tak pernah terbayangkan olehku
Bila kau tinggalkan aku
Hancurlah hatiku musnah harapanku sayang

Berada dipelukanmu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta

Berdua bersamamu
mengajarkanku apa artinya kenyamanan
Kesempurnaan cinta
 

Sumpah demi apapun suka banget sama lirik lagu ini. Entah mengapa setiap mendengar lagu ini hilir-mudik ditelingaku, aku selalu mengingat saat saat bersamamu. :(

Senin, 01 Februari 2016

Gagal MOVE ON :(

Aku ingin menulis sesuatu tentangmu. Tentang kita dulu. Aku ingin mengingat sekali lagi. Iya sekali lagi sebelum benar-benar aku lupakan. Aku mengenalmu 3 tahun yang lalu, saat kita memasuki dunia kampus, dan mengambil jurusan yang sama “Manajemen Informatika”. Aku mengenal namamu dengan nama yang sederhana, seperti sosokmu yang begitu sederhana. Aku suka memperhatikanmu diam diam, kamu begitu baik dan humoris.  Benar-benar mengagumkan bagiku !

Perkenalan kita dimulai saat kita berada dilaboratorium komputer. Teman sebangkumu yang meminta nomor handphoneku. Namun, lama kelamaan aku mulai menyukai sikapmu, sosok yang ramah dan juga baik hati. Mulai dari sanalah aku dan kamu mulai sangat dekat. Kamu mulai memberikan sedikit perhatian untukku, walau sekedar memperingatkan “jangan telat makan”, dan sekedar menanyakan tugas kuliahku. Namun, hal sesederhana itu yang membuatku semakin mengagumimu.

Hari demi hari kita mulai mengalami perubahan. Ada sebuah perasaan yang muncul. Aku ragu dengan perasaan yang mulai aku rasakan. Apakah sayang ? Apakah cinta ? atau hanya sekedar suka ? Entahlah aku bingung dengan perasaan saat itu yang mulai bercampur rasa cemburu.

Sampai akhirnya aku menyampaikan kepadamu kalau aku menyukaimu, via telpon. (memang kebiasaan kita setiap malam berbincang via telpon hanya sekedar bercanda dan menikmati tawacandamu). Namun malam itu aku selipkan perasaan sayangku yang terpendam ditengah candaan kita. Dan kamu pun memiliki rasa yang sama. Tepat tanggal 08 November 2012 kita mulai jadian dan menyebut dengan panggilan sayang.

Tiga tahun lamanya kita berjalan beringan dan selalu bersama sama. Walau sering di bumbui dengan masalah kecil dan masalah besar, sering di bumbui dengan keegoisan yang sama besarnya, dan mengalami putus-nyambung berkali-kali. Namun, sudah selama itu ternyata kebersamaan kita.

Sekarang, aku harus melupakan segalanya yang masih tersimpan rapih dimemory otakku.
*Terimakasih pernah menjadi bagian dari hidupku.
*Terimakasih pernah menjadi Partner Perjuangan Studyku sampai Wisuda, dan masih memberikan kesempatan berfoto bersama keluargamu.
*Terimakasih pernah menyayangiku begitu tulus, aku sangat berterimakasih kepadamu.
*Maafkan aku yang sering membuat kekesalan disetiap hari-harimu, Namun suatu saat kamu akan merindukan hal itu. 


#Gagal Move on yang kesekian kalinya oleh sosokmu. :(
Semoga kali ini berhasil. 
Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein