evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Jumat, 23 Oktober 2015

5 Hari Tanpamu

Aku kira, aku sudah berhasil melupakan segala tentangmu. Usahaku begitu keras untuk mematikan perasaan ini. Namun, tak mudah mematikan perasaan pada seseorang yang sangat aku cintai. Kamu sudah  jadi bagian dari hari-hariku,  banyak moment bersamamu. Dulu, kita yang banyak berbincang, kini jadi banyak diam. Setiap hari aku berusaha menerima kenyataan dan perubahan itu. Perubahan yang begitu berbeda membuatku sulit menerima bahwa kita tak lagi sama, dan sudah tak saling mengerti.

Saat ini, aku harus memaksa diriku untuk mengerti tentang kita, tentang perasaan cinta lama yang telah memudar, (seperti yang pernah kamu tulis di status BBM mu) aku sempat membacanya. J

Carilah kenyamananmu diluar sana, masih banyak tempat yang paling nyaman, indah dan cukup membuatmu bahagia dari ku.

Saat ini, aku memang  bukan tempat yang paling nyaman untukmu pulang J, aku akan terus memperbaiki diriku, agar hatiku menjadi tempat yang paling nyaman senyaman-nyamannya untukmu tempati kembali. dengan cinta baru yang lebih indah dan takkan pernah memudar lagi.

Tapi, jika ada tempat  yang lebih nyaman dariku, dan kamu takkan pernah kembali, tinggalah disana, dan berbahagialah bersamanya. Namun, setelah mendapatkan tempat indah jangan lupakan tempat lamamu yang sudah kumuh.





#Kamu Abadi Dalam Tulisanku#





Senin, 19 Oktober 2015

LATER

Tahukah kamu betapa menderitanya jadi seorang gadis yang hanya bisa berprasangka, hanya bisa mengira, hanya bisa menerka bagaimana perasaanmu padaku selama ini?

Aku hanya tak ingin menikmati perubahan sikapmu yang semakin dingin, membuatku semakin bertanya - tanya, membuatku semakin takut akan kehilanganmu.

Maafkan semua tulisan busukku yang cukup mengganggumu
Maafkan semua tulisan tentangmu yang amat tak penting
Maafkan semua kesalahanku.

Sungguh aku sangat menyayangimu. suatu saat kamu akan mengerti itu :) 

Bersahabatlah dengan kenyamananmu yang cukup membuatmu merasa nyaman. 




Minggu, 18 Oktober 2015

Aku Rindu :*

Aku merindukan caramu memperlakukanku seperti perempuan Sunda, memanggilku dengan panggilan "Neng” tanpa ragu.

Aku rindu semua pertanyaan yang kamu lontarkan padaku di tengah-tengah kesibukanmu.

Aku rindu caramu membalas pesanku dengan tergesa-gesa, Aku rindu bercanda dan tertawa bareng denganmu via telpon,  lalu meninggalkanku lagi untuk beberapa jam, lalu menyapaku setelah pekerjaanmu selesai. Betapa aku rindu menit-menit singkat yang aku lewati, meskipun aku harus melewati belasan jam dalam sehari, hanya untuk enam puluh menit berharga bersamamu.

Aku rindu caramu memaksaku ingin menjemputku jam 06.00 pagi agar kita berangkat ke kampus bareng, meskipun aku masih tidur di jam segitu.

Aku rindu caramu memaksaku ingin mengantarku pulang kuliah sampai rumah.

Aku rindu kamu mampu menyisihkan waktu sibukmu untuk bertemu dengan kedua orangtuaku.

Saat ini aku riiiiiiiiinnnnnnnnndddddduuuuuuuuuuu semuanya. haha



*Selamat bersahabat dengan sikap dinginmu.

Dari Evamu yang sebentar lagi terbiasa tanpa semuanya. haha 
Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein