Seekor
singa yang kasar dan mempunyai cakar yang tajam, berharap menjadi seekor kucing
yang lembut. ;')
Bukan
marah yang akan aku sampaikan………
Bukan
benci yang yang masih tertahan……..
Hanya
sisa harapan yang masih tertanam dihati……
Tuhan……dia
pernah menjadi bagian dari hari – hariku, sebelum dia berubah menjadi seekor
singa yang kasar.
(Tuhan,
jika aku bisa meminta langsung. Aku tidak ingin perkenalanku dengannya
terjadi). :'(
Aku
bingung dengan sikap dan perlakuannya, sebenarnya apa yang dia inginkan dariku
? Perhatian ? Kasih sayang ? Dendam ? atau Apa ?
Apa
hanya aku yang memiliki mantan sekonyol ini ? yang bersikap dingin dan
berpura - pura sudah tak menyayangiku lagi, tapi masih mengatur dan
melarangku ini itu. Dasar si pria penuh gengsi -_-... Hampir setiap hari jemari
tangannya melukaiku. Jemari tangannya bersemangat menulis setiap kata – kata
kasar yang dia kirimkan via messeage - BBM. Padahal aku dan dia sudah tidak ada
hubungan apa – apa lagi. ingin rasanya aku memotong semua jemari tangannya agar
berhenti menulis kata – kata kasar yang dia kirimkan via BBM. (astagfirullah)
Belum
lagi aku harus sering mengelus dada dengan ancaman dan paksaannya agar aku
mengembalikan semua yang pernah dia berikan. Tuhan….mengapa kau ciptakan
makhluk seperti itu?? (Astagfiirullah) :(. Aku
juga punya perasaan. Aku punya perasaan sakit, aku juga ingin diperlakukan
dengan kelembutan. Aku siap mengembalikan apa yang dia minta lagi, dengan satu syarat yang aku berikan “setelah
semuanya sudah aku kembalikan, dia harus benar – benar menjauhiku”. Dia pun
menjawab “Iya”. Tapi apa ? setelah apa yang dia minta sudah aku kembalikan,
jemari tangannya masih bersemangat menulis kata – kata kasar yang dia kirimkan
via messeage - BBM. Dan mulutnya masih bersemangat mengeluarkan ancaman –
ancaman yang membuat kupingku bosan mendengarnya.
Hari
– hari pun berlalu dengan perlakuan yang sama. Dan aku sudah terbiasa dengan
sikapnya yang kasar itu.
Tuhan….bukankah
berbicara kasar itu dosa ? apalagi disertai dengan ancaman, dosa besar kan ?
dan apalagi tidak dimaafkan oleh orang yang bersangkutan, dosanya tidak akan
diampuni olehmu. (astagfirullah)
Tuhan….Semoga
rasa sakit atas penghinaan ini, kau balas dengan kekayaan untuk menyantuni dia
kelak. Aku percaya engkau maha adil, akan ada orang yang menghina dia kelak,
bahkan lebih dari hinaan yang dia lontarkan terhadapku, akan ada ancaman juga
yang lebih mengancam hidupnya. (amiin)
Aku
hanya ingin berpesan padanya, jangan pernah menyesal karena dia memperlakukan
aku seperti ini. Aku tidak akan menyumpahi, berdoa pada engkau agar kau
mengutuknya, tapi satu hal yang harus dia tahu; tak akan ada cinta yang sama,
tak ada perhatian sekuat yang aku punya, tak akan ada sosok yang mencintainya
dengan sangat sabar, kecuali aku.
Dan
saat dia menyia – nyiakan itu semua, pastikan dia tuhan bahwa dia melakukan
kebodohan nomor satu. Lihat saja nanti, Dibulan pertama, bulan kedua, bulan –
bulan berikutnya sesaknya akan lebih parah dari sesakku. Sesakku menjadi sesalya
kemudian……
Tuhan…….Aku
bukan mendo’akan yang tidak baik terhadapnya, tapi lebih mengingatkan jangan
meremahkan karmamu, aku percaya waktu dapat berputar kapan saja, waktu dapat
menghentikan siapa dan kapan saja. Begitupun karma dapat menghancurkan siapa
saja.
Aku
percaya selepas masalah yang tak berujung ini, akan ada buah kebahagiaan yang
manis. Amiin O:)
Sayang…..
Terimakasih telah
mengenalkanku arti sebuah kesabaran……..
Terimakasih telah
membuatku tersadar bahwa cinta tak selamanya indah. Bahwa cinta bukan satu –
satunya yang harus ku dapatkan dari seseorang……
Terimakasih
telah mengajarkanku arti pentingnya kenyamanan :).
Silahkan
berbahagia dengan yang lain, kelak kau akan sadar juga bahagianya bersamaku :).
Aku
pergi membawa sisa harapan ini …………:)
Aku
berharap kamu akan kembali kepelukanku dan menjadi seorang yang memperlakukanku
dengan penuh kelembutan seperti dulu lagi. Amin(:
*Sekedar
Curhatan*
*Dari seorang yang
merindukan kelembutanmu*