evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Selasa, 28 Juni 2016

Aku Hanya Ingin Berhenti Berharap

Hari ini aku mencoba berdamai dengan hati. Hari ini aku mencoba menghapus semua harapan dan meredam emosi jiwa.

Sebenarnya, harapanku begitu besar padamu dan aku yakin ini semua salahku karena berharap terlalu tertinggi. Tapi apakah berharap menjadi milikmu adalah keinginan yang terlalu tinggi  ??

Kita sudah terlalu dekat, tapi ada sekat tak terlihat yang memisahkan hati kita masing-masing, sekat yang bertuliskan "jangan lanjutkan, atau kamu akan terluka sendirian", yang membuatku ragu untuk tetap bertahan saling memperjuangkan denganmu di sana atau segera mengakhiri semua ini. L

Sayang… aku tak akan memberikanmu pilihan, karena aku tak ingin melihatmu kesulitan untuk menentukan pilihan. Apapun yang menjadi keputusanmu dan keluargamu, kebahagiaanmu, kenyamananmu, dan ketentraman hidupmu, aku akan menerima dengan hati yang lapang. J

Sayang….  Sudahlah jangan mengatakan kamu begitu mencintaiku jika nyatanya tidak, dan jangan memberikanku perhatian berlebih jika nyatanya kamu tak pernah benar-benar peduli. Aku tak ingin jika kamu hanya menjadikanku pilihan, bukan lagi jadi tujuan. ;)
Maka lebih baik aku sabar dan menerima kenyataan.
Sebenarnya, air mataku jatuh bukan karena inginku, tapi keinginan hatiku yang tak mau kamu pergi, tak ingin kita berakhir dengan alasan sepihak yang sesungguhnya masih sangat mungkin diperjuangkan, tak ingin kita berhenti berjalan beriringan ketika di ujung sana kita telah melihat sedikit cahaya terang tentang kebahagiaan dan mimpi mimpi indah yang telah kita rancang.

Sayang… Aku percaya, semua yang kita lalui sudah diatur olehNya. Pertemuan kita, semuanya tidak ada yang sia-sia, Allah pasti sedang mengajarkan kita bahwa sekuat apapun kita berusaha, biarlah Allah yang menentukan hasil akhirnya. Entah untuk mengajarkan aku lebih bersabar atau mengikhlaskan sesuatu yang telah Allah gariskan.
Namun, aku sudah tak ingin terlalu memaksakan kerumitan ini. Biarlah asa tinggal menjadi asa. Biarlah angan hanya menjadi angan. Biarlah harap hanya menjadi harap. Karena kali ini, aku hanya ingin berhenti berharap, dan hanya ingin kita menjadi sahabat... J

Terimakasih sayang selalu membuatku bahagia, tertawa lepas, dan selalu membuatku merasa nyaman, tetap menjadi sahabat terbaikku yang selalu membuatku tertawa lepas.
Hanya persahabatan yang akan selalu menyatukan kita, tanpa dihantui harapan harapan yang menyesakkan lagi. :*




Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein