Hari ini aku mencoba berdamai dengan hati. Hari ini aku
mencoba menghapus semua harapan dan meredam emosi jiwa.
Sebenarnya, harapanku begitu besar padamu dan aku yakin
ini semua salahku karena berharap terlalu tertinggi. Tapi apakah berharap
menjadi milikmu adalah keinginan yang terlalu tinggi ??
Kita sudah terlalu
dekat, tapi ada sekat tak terlihat yang memisahkan hati kita masing-masing,
sekat yang bertuliskan "jangan lanjutkan, atau kamu akan terluka
sendirian", yang membuatku ragu untuk tetap bertahan saling
memperjuangkan denganmu di sana atau segera mengakhiri semua ini. L
Sayang… aku tak akan memberikanmu pilihan, karena aku tak
ingin melihatmu kesulitan untuk menentukan pilihan. Apapun yang menjadi
keputusanmu dan keluargamu, kebahagiaanmu, kenyamananmu, dan ketentraman
hidupmu, aku akan menerima dengan hati yang lapang. J
Sayang…. Sudahlah jangan
mengatakan kamu begitu mencintaiku jika nyatanya tidak, dan jangan memberikanku
perhatian berlebih jika nyatanya kamu tak pernah benar-benar peduli. Aku tak ingin
jika kamu hanya menjadikanku pilihan, bukan lagi jadi tujuan. ;)
Maka lebih baik aku sabar dan menerima kenyataan.
Sebenarnya, air mataku jatuh bukan karena inginku, tapi
keinginan hatiku yang tak mau kamu pergi, tak ingin kita berakhir dengan alasan
sepihak yang sesungguhnya masih sangat mungkin diperjuangkan, tak ingin kita
berhenti berjalan beriringan ketika di ujung sana kita telah melihat sedikit
cahaya terang tentang kebahagiaan dan mimpi mimpi indah yang telah kita rancang.
Sayang… Aku percaya, semua yang kita lalui sudah diatur
olehNya. Pertemuan kita, semuanya tidak ada yang sia-sia, Allah pasti sedang
mengajarkan kita bahwa sekuat apapun kita berusaha, biarlah Allah yang
menentukan hasil akhirnya. Entah untuk mengajarkan aku lebih bersabar atau
mengikhlaskan sesuatu yang telah Allah gariskan.
Namun, aku sudah tak ingin terlalu memaksakan kerumitan
ini. Biarlah asa tinggal menjadi asa. Biarlah angan hanya menjadi angan.
Biarlah harap hanya menjadi harap. Karena kali ini, aku hanya ingin berhenti
berharap, dan hanya ingin kita menjadi sahabat... J
Terimakasih sayang selalu membuatku bahagia, tertawa
lepas, dan selalu membuatku merasa nyaman, tetap menjadi sahabat terbaikku yang
selalu membuatku tertawa lepas.
Hanya persahabatan yang akan selalu menyatukan kita, tanpa
dihantui harapan harapan yang menyesakkan lagi. :*