Aku
tak pernah takut saat mencintaimu. Aku membiarkan rasa cintaku terus mengalir
tanpa kendali. Percakapan setiap malam yang kau selipkan via BBM
mampu menyeretku ke perasaan yang dulu lagi, Meskipun sering ada ucapan yang
menusuk ke hati. Kamu selalu bisa membuka mataku dengan tindakanmu yang ajaib,
sampai-sampai aku tak lagi paham alasan yang harus kujelaskan; mengapa aku bisa
begitu menggilaimu lagi, lagi dan lagi.
you said: (jika kamu menikah, tidak
masalah tidak mengundang aku juga) :(
Malam
ini……. Yang kesekian kalinya ucapanmu begitu menusuk ke hati :(, mungkin bagimu sepele. Iya memang
begitu sepele bagi kamu yang sudah tidak bisa menghargai perasaan aku lagi :). Tapi bagiku berbeda :)
Ya
Tuhan, jangan sisakan lagi perasaan ini untuknya. Aku paham bukan aku yang dia
inginkan. Insyaallah, sekarang aku ikhlas, aku tidak masalah kehilangannya. Aku
percaya suatu hari nanti penyesalan akan menghantuinya, karena kehilangan orang
yang benar – benar menyayanginya.
Dulu
memang aku tersiksa tanpamu, tapi sekarang aku begitu tersiksa jika terlalu
memaksakan jalan cerita ini. Aku yakin, jika memang kita berjodoh, akan ada kebetulan
yang menakjubkan yang akan mempertemukan kita lagi, seperti saat pertama aku
mengenal sosokmu yang super cuek tetapi begitu menakjubkan mampu membuatku
jatuh cinta padamu.
Terimakasih
untukmu (pria yang mampu membuatku jatuh cinta berkali-kali)
Kamu
mengajarkanku bagaimana caranya bersikap dewasa.
Mengajarkanku
indahnya bersabar
Mengajarkanku
cara mengungkapkan amarah. Marah yang sewajarnya, marah yang tanpa merendahkan
diriku sendiri.
Semoga
kamu segera mendapatkan pasangan terbaik :), dan
Semoga
kamu menjadi pria yang bisa menjaga perasaan pasanganmu nanti.
*Jika semua tak bisa seperti biasanya lagi, maka aku juga harus terbiasa tanpa semuanya lagi. Ikhlas itu menyenangkan :), asli bahagia bisa mengikhlaskan sesuatu yang memang seharusnya dilepaskan. :)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar