Aku merindukan caramu memperlakukanku seperti perempuan
Sunda, memanggilku dengan panggilan "Neng” tanpa ragu.
Aku rindu semua pertanyaan yang kamu lontarkan padaku di
tengah-tengah kesibukanmu.
Aku rindu caramu membalas pesanku dengan tergesa-gesa, Aku
rindu bercanda dan tertawa bareng denganmu via telpon, lalu meninggalkanku lagi untuk beberapa jam,
lalu menyapaku setelah pekerjaanmu selesai. Betapa aku rindu menit-menit
singkat yang aku lewati, meskipun aku harus melewati belasan jam dalam sehari,
hanya untuk enam puluh menit berharga bersamamu.
Aku rindu caramu memaksaku ingin menjemputku jam 06.00 pagi agar
kita berangkat ke kampus bareng, meskipun aku masih tidur di jam segitu.
Aku rindu caramu memaksaku ingin mengantarku pulang kuliah sampai
rumah.
Aku rindu kamu mampu menyisihkan waktu sibukmu untuk bertemu dengan kedua orangtuaku.
Saat ini aku riiiiiiiiinnnnnnnnndddddduuuuuuuuuuu semuanya.
haha
*Selamat bersahabat dengan sikap dinginmu.
Dari Evamu yang sebentar lagi terbiasa tanpa semuanya. haha
Tidak ada komentar:
Posting Komentar