evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Senin, 08 Februari 2016

Sebuah Do'a Dalam Kerinduan.

Malam ini, aku menatap langit, hanya ada satu bintang yang terlihat diatas sana,  dengan  tatapan kosong aku membayangkan dirimu disana, iya kamu, seseorang yang masih selalu aku rindukan. “kamu sedang apa ? ”. Andai kamu juga melihat bintang itu yang begitu indah, tataplah sejenak saja, aku akan mengirimkan sejuta kerinduanku lewat cahaya bintang itu kedalam tatapanmu agar kamu merasakannya sampai ke lerung jiwa.

Wahai yang disana….. (YaRab)
Yang sedang melihatku penuh kesedihan dan kerinduan. Aku tidak akan memintamu agar dia menjadi milikku. Aku merasa tidak adil berbuat itu, sementara diluar sana (begitu) banyak perempuan – perempuan yang sangat baik dan sholehah ciptaanmu.

Hanya satu hal harapanku untuknya, yang ingin selalu aku pintakan Pada-Mu yang juga harus (Engkau) kabulkan. Yakinkanlah hatinya dengan ketentuan-Mu. Agar dia bisa sedikit menghargai perasaan perempuan yang mencintainya dengan tulus (Siapapun itu). Bahagiakanlah dia dengan perempuan terbaikmu (YaRab).

Dan satu hal untukku, aku ingin terlihat (seperti sangat) kuat dan tegar dihadapannya. Aku tidak ingin terlihat menangisi kepergiannya, walaupun hatiku (benar telah seperti) hancur bagai debu yang paling halus.

Tolong juga ijinkan aku,
Dengan waktu yang mungkin masih ada tersisa, untuk tetap bisa memberikan segala yang terbaik yang aku bisa, untuk tetap bisa mengukir seuntai senyuman yang selama ini membuatku bahagia, dan kembalikanlah senyum ceriaku walau tanpanya.

Wahai Sang Pencipta….
Jadikanlah aku.. Jadikanlah aku sebagian dari sifat-Mu itu. aku juga tidak ingin sesalkan, atas segala apa yang telah aku lakukan selama bersamanya.
Hatiku benar-benar sangat lemah, sangat lemah.

ingin rasanya aku untuk sedikit memaksa kepadanya,
“Tolong jangan tinggalkan aku dalam keadaan sedang cinta-cintanya. Aku mohon tetaplah bersamaku disini. Aku yang selalu menantimu walau tanpa kepastian. Hanya untuk cinta yang selama ini telah kita jalani..
Kumohon.. Tetaplah bersamaku

Kurasa itu semua tidak mungkin lagi aku lakukan, hatimu sudah terlalu penuh dengan rasa “keraguan” yang tak begitu jelas.
Pergilah..
Pergilah..
Pergilah tanpaku… Bawalah semua cintaku yang kau balas dengan sejuta keraguan.
L

Wahai sang pencipta (YaRab)……..
, Aku mohon jangan sisakan lagi perasaan ini.
, Kikis semua Rasa sayang dan Kasihku terhadapnya.
Dan aku mohon hapuskanlah rasa dendam dan sakit hati untukku, dan untuknya. Karena aku tak ingin rasa indah tentang kami hanya akan tinggal menyiksa dihatiku dan dihatinya.
Dia kekasihku yang luar biasa. (sempat menjadi kekasihku yang luar biasa)


#Jadikanlah semua itu kenangan masa lalu yang pantas untuk disimpan. Diingat untuk renungan sambil tersenyum dihari tua kita nanti.. J

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein