evasrimayanti.blogspot.com :) It Is About Life...I Write What I like...No Judge

Jumat, 22 Juli 2016

Sampaikan Padanya :)

Selalu saja posisi ini hadir, entah karena sebab apa. Aku pun tak tahu dan harus bagamaina aku menghadapinya L
“Diam” Iya hanya itu.
Seakan ada suatu pertengkaran hebat yang memisahkan, tapi nyatanya tak pernah terjadi apa-apa. J
Kadang aku bingung dengan keadaan
Bosankah denganku ?
Apa mungkin terlalu sibuk ?
Hingga seakan hilang begitu saja L
Tanpa pamit…
Tanpa kabar…
Entahlah,
Lalu apa yang harus aku lakukan L
Tetap dalam situasi seperti ini ?
Sampai kapan ?
Apakah selamanya ? Tentu aku tak ingin !

Kenapa terkesan aku yang tidak tenang menunggunya, sedangkan dia seolah diam dan acuh. Apa mungkin ini hanya perasaanku saja. J
Jujur aku iri dengan mereka disana. Yang bisa dekat, yang masih bisa lancar dalam berkomunikasi, yang romantis di tengah kesibukannya meski hanya lewat sebuah tulisan.
Lalu aku ? J
Aku dengan siapa ? Seharusnya denganmu !
“Ya baiklah“….Aku tahu kesibukanmu, aku mencoba mengerti serta memahami. Tapi apa tidak ada sedetik saja waktumu hanya untuk sekedar menyapaku ? satu kata saja, apa sudah tidak ada ?
Oke aku tahu kamu sangat sibuk J

Aku diam karena aku menanti… L
Apa masih tersisa kepedulian untukku ? Rasanya terlalu lama aku sudah diam dan menunggu. Hari-hariku masih untuk menunggumu. Terkadang aku ingin meluapkan emosi dengan kemarahan. Tapi aku masih ingat, aku masih sadar, aku tidak harus seperti itu, aku tidak diajarkan untuk banyak menuntut, tapi aku diajarkan untuk memahami keadaan, dan untuk lebih memiliki rasa pengertian. J
Lalu sampai kapan kamu mau diam ?? Apa harus selalu aku dulu yang memulai percakapan ??

Disaat mereka sangat membanggakan pasangan mereka masing-masing J
Aku dengan siapa ? Padahal aku memiliki kamu. Apa sudah cukup waktuku untuk menunggumu ? Apa kamu sudah tidak ingin dinanti olehku ?
Ahhhh...
Aku tak tahu
Karena kamu tidak pernah berbicara.

Ketika rindu datang. Aku ingin berteriak. Aku ingin memarahimu. Apa kamu tidak pernah merasa rindu padaku ?

Ketika aku sangat membanggakanmu di depan teman-temanku. Apa kamu malu memiliki aku ?
Terkadang aku menangis jika mengingatmu

Sebelumnya kamu selalu menyempatkan untuk menyapaku J
Namun kini ketika kita mulai lebih dekat kamu mulai menghilang
Tanpa mengabariku
Tanpa menyapaku
Dan terkesan cuek 
Ya sudah tak apa
Aku tahu kamu sibuk
Dan aku harus bersikap lebih dewasa dengan tidak merengek mengemis perhatian darimu. Aku harus bisa mandiri, menjalani hari ini dengan sendiri, paling tidak aku sudah mau menyapamu meski tak ada balasan darimu, meski kamu diam, dan setidaknya aku masih setia menunggu. Menepati ucapan yang pernah aku setujui.

Sampaikan padanya aku sudah biasa di diamkan berjam jam J.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Hetalia: Axis Powers - Liechtenstein