Perpisahan
selalu hadir disaat kita belum siap kehilangan seseorang. Saat kita masih
sangat mencintai seseorang. Dan, saat kita masih membutuhkan orang itu dalam
banyak hal. Kenyataan terburuk yang harus kita terima adalah orang yang kita
cintai itu akan hilang, untuk sementara atau mungkin selamanya.
Setiap
perpisahan pasti berawal dari pertemuan yang terencana yang telah disiapkan
oleh Allah SWT. Awalnya memang begitu
indah, kita bertemu, lalu kenalan, kemudian saling memiliki rasa, setelah itu
tercipta rasa suka, rasa sayang, rasa cemburu, rasa benci, dan rasa akan takut
kehilangan. Namun sebenarnya hal
terburuk dari pertemuan yang belum kita duga adalah selamat tinggal yang belum
terucapkan.
Saat
kebahagiaan mulai terancang dengan sempurna, namun kehancuran lebih dulu
menerpa dengan sempurna, perpisahanlah pada akhirnya. Sebenarnya, aku tidak
pernah ingin semuanya berakhir (Semua
orang juga pasti begitu). Namun, aku bisa apa ? Aku tidak bisa terus
menahan dan mengubah sesuatu yang mungkin memang harus terjadi .
Dan akhirnya, perpisahan itu tiba. J
Dengan
segala ketidaksiapan. Namun, aku tetap harus melepaskanmu. Aku akan kehilangan, kehilangan
segalanya tentangmu, tentang kita. Saat pagi, kita tak akan lagi saling menyapa
dengan lembut. Saat siang, kita tak akan saling mengingatkan lagi untuk tidak
terlambat makan. Saat sore, kita tak akan lagi saling menyapa hanya untuk
bercerita tentang hari hari lelah dan bahagia yang telah kita lalui hari itu.
Saat malam, tak akan ada lagi sapaan hangat sebelum tidur. J
Aku berharap.
Kamu akan segera menemukan jalanmu,
dan aku temukan jalanku. Kita bahagia dalam jalan kita
masing-masing. Kamu berpegang pada prinsipmu, aku berpegang pada perasaanku.
Kita berbeda dan memang tak harus berjalan beriringan.
Percayalah, bahwa
pertemuan kita tidak sia-sia. Percayalah, bahwa perpisahan
ini untuk membaikan hidupmu dan hidupku, bahwa setelah perpisahan ini akan ada
rasa bahagia bertubi-tubi yang menghampiri kita dengan seringnya. Aku banyak belajar darimu dan aku juga banyak
mengambil pelajaran dari pertemuan yang tak singkat ini.
Aku
tidak akan pernah merusak kenyamananmu, dan segala kebahagiaanmu lagi. J
Baik-baik
ya :)
Semoga kita dipertemukan lagi dengan rasa cinta yang baru dan dalam situasi yang amat bahagia.
#Sekedarcurhatan
Tidak ada komentar:
Posting Komentar